Oleh: rahmi ulya | 28/10/2009

Krakatau Steel

PT Krakatau Steel adalah perusahaan baja terbesar di Indonesia. BUMNkrakatau yang berlokasi di Cilegon, Banten ini berdiri pada tanggal 31 Agustus 1970. Produk yang dihasilkan adalah baja lembaran panas, baja lembaran dingin, dan baja batang kawat. Hasil produk ini pada umumnya merupakan baca selengkapnya bahan baku untuk industri lanjutannya.

Proses produksi baja di PT Krakatau Steel dimulai pada pabrik pembuatan besi yang menggunakan proses reduksi langsung bijih besi dengan gas alam. Hasil produksi yang berupa besi spons ini selanjutnya dilebur bersama dengan besi bekas (scrap) pada proses pembuatan baja yaitu pabrik baja slab dan pabrik baja billet. Proses pembuatan baja tersebut menggunakan teknologi dapur busur listrik yang dilanjutkan dengan proses pengecoran kontinu menjadi baja slab dan baja billet.

Baja slab dicanai dalam kondisi panas pada pabrik baja lembaran canai panas menjadi baja lembaran panas berupa coil, strip, maupun pelat. Sebagian baja lembaran panas ini langsung dijual ke konsumen atau diproses lebih lanjut di fasilitas produksi lainnya yaitu pabrik baja lembaran canai dingin. Pabrik ini menghasilkan produk baja lembaran dingin berupa baja lembaran panas yang dipickling, maupun baja lembaran dingin dengan perlakukan anil atau temper. Produk baja lembaran yang dihasilkan bisa berupa coil maupun sheet.

Billet baja yang dihasilkan sebagian dijual ke konsumen namun pada umumnya diproses lebih lanjut di pabrik baja batang kawat menjadi batang kawat. PT Krakatau Steel memiliki 10 anak perusahaan, yaitu:

1. PT KHI Pipe Industry
berdiri pada tahun 1972, merupakan satu-satunya industri pipa spiral di Indonesia yang memiliki standar yang diakui Internasional dengan kapasitas produksi 155 ribu ton per tahun.
2. PT Pelat Timah Nusantara
berdiri pada tahun 1983, merupakan satu-satunya produsen baja lapis timah di Indonesia dengan kapasitas produksi 150 ribu ton per tahun.
3. PT Krakatau Wajatama
berdiri pada tahun 1992, merupakan produsen besi beton, besi profil, dan kawat baja dengan kapasitas produksi masing-masing 150 ribu, 150 ribu, dan 20 ribu ton per tahun.
4. PT Krakatau Engineering
berdiri pada tahun 1988, bergerak di bidang jasa engineering dengan total asset pada tahun 2003 senilai Rp 71,5 Milyar.
5. PT Krakatau Industrial Estate
berdiri pada tahun 1992, bergerak di bidang property industri dan komersial dengan total aset pada tahun 2003 senilai Rp 267,6 Milyar.
6. PT Krakatau Information Technology
berdiri pada tahun 1993, menyediakan jasa konsultasi, perencanaan, instalasi, pengembangan, implementasi dan penyedia jasa pendukung termasuk komunikasi dan procurement perangkat lunak sistem informasi dengan total asset pada tahun 2003 senilai Rp 31,4 Milyar.
7. PT Krakatau Daya Listrik
berdiri pada tahun 1996, merupakan perusahaan pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas produksi 400 MW per tahun.
8. PT Krakatau Tirta Industri
berdiri pada tahun 1996, bergerak dibidang pengolahan dan distribusi air bersih bagi industri maupun perumahan dengan kapasitas produksi sebesar 33 Juta M3.
9. PT Krakatau Bandar Samudra
berdiri pada tahun 1996, merupakan operator dan penyedia jasa pelabuhan dengan dengan total aset pada tahun 2003 senilai Rp 118 Milyar.
10. PT Krakatau Medika
berdiri pada tahun 1996, merupakan pemberi jasa pelayanan kesehatan dan operator rumah sakit dengan total aset pada tahun 2003 senilai Rp 48 Milyar.

kl pabr PT Krakatau Steel memiliki 6 perusahaan joint venture, yaitu:

1. PT Cipta Marga Nusaphala Persada
PT Krakatau Steel menguasai 6% dari jumlah saham perusahaan yang memusatkan operasi pengelolaan jalan toll-nya ke dalam 4 area, yaitu konstruksi proyek, manajemen proyek, operasi jalan toll, dan investasi dalam bidang yang terkait dengan total asset pada tahun 2003 sebesar Rp 1,19 Trilyun dengan nilai penjualan sebesar Rp 354,5 Milyar.
2. PT Marga Mandala Sakti
PT Krakatau Steel menguasai 1,29% dari jumlah saham perusahaan yang merupakan operator jalan tol Tangerang Merak dengan total aktiva pada tahun 2003 sebesar Rp 791,4 Milyar dan memiliki pendapatan bersih sebesar Rp 121,6 Milyar.
3. PT METBELOSA
PT Krakatau Steel menguasai 15% dari jumlah saham perusahaan yang bergerak dalam bidang industri produksi KWH meter dengan total aktiva pada tahun 2003 sebesar Rp 40,99 Milyar dan pendapatan sebesar Rp 56 Milyar.
4. PT INDAREF
PT Krakatau Steel menguasai 10% dari jumlah saham perusahaan yang bergerak di bidang industri refractory dengan total aktiva pada tahun 2003 sebesar Rp 7,45 Milyar dan penjualan bersih sebesar Rp 8,89 Milyar.
5. PT Seamless Pipe Indonesia Jaya
PT Krakatau Steel menguasai 4,73% dari jumlah saham perusahaan yang bergerak dalam industri pipa tanpa kampuh dengan total aktiva pada tahun 2003 sebesar USD 326,48 Juta dan penjualan bersih sebesar USD 46,79 Juta.
6. PT Kerismas Witikco Makmur
PT Krakatau Steel menguasai 30% dari jumlah saham perusahaan yang bergerak di bidang usaha produksi baja lapis seng polos, baja lapis seng warna, dan drum baja dengan kapasitas produksi berturut-turut 98.820 ton, 48.000 ton, dan 1.500.000 unit per tahun.
fact

About these ads

Responses

  1. Ndeeehh … Nu rek study tour ka krakatau steel … Meni ngadakan reset heula …

    • harus donk… kan perkenalan dulu… biar ntar nya gak cileupeung di sana nya…hehe

      • kurang banyak bu …
        Beh urang beuki teu keyeng macana … :-)


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: